Kendala Akses Jalan dan Minimnya Fasilitas, Seorang Wanita Di Kelampai Melahirkan Di Speedboat
FaktaKalbar.id, KETAPANG -
Seorang ibu rumah tangga bernama Usni (32) Warga Desa Kelampai Kecamatan Manis Mata Kabupaten Ketapang terpaksa harus melahirkan seorang bayi laki-laki didalam speedboat. Peristiwa ini terjadi lantaran pasien tidak bisa dibawa melalui transfortasi darat karena kondisi jalan yang menghubungkan Desa Kelampai ke ibukota Kecamatan Manis Mata rusak parah di beberapa titik ruas jalan.
Menurut keterangan dari Driver Speedboat, Dodo P yang membawa pasien bahwa pasien diberangkatkan dari Desa Kelampai pada pukul 10.25 Wib dengan tujuan ke Kabupaten Sukamara Kalimantan Tengah."Saya bersama Bidan Martini dari Desa Kemuning menjemput guna membawa pasien rencananya ke Sukamara karena menurut bidan kondisi pasien harus mendapatkan penanganan khusus dikarenakan di Puskesmas Manis Mata belum ada alat operasi cesar," tutur Dodo.
Menurutnya sekitar pukul 13.30 Wib mereka berhenti sebentar di steher pasar Ratu Elok Kecamatan Manis Mata dengan tujuan akan mengganti tali infus dan meminta surat rujukan serta mengisi BBM untuk speedboat."Saat itu dua orang perawat di Puskesmas datang langsung memeriksa pasien dan mengganti infus dengan meminta waktu sekitar setengah jam untuk melanjutkan perjalanan," paparnya.
Lanjutnya, tak lama kemudian langsung ada kontraksi dan pasien tersebut melahirkan didalam speedboat.Setelah proses melahirkan selesai kemudian dengan dibantu warga setempat pasien dan bayinya langsung dinaikan ke ambulan dan dibawa ke Puskesmas Manis Mata untuk mendapatkan perawatan dari tim medis."Alhamdulillah ibu beserta bayinya selamat dalam kondisi sehat," ungkap Dodo.
Sementara itu, Diva yang merupakan suami pasien merasa bersyukur atas keselamatan istri dalam proses kelahiran putranya serta mengucapkan ribuan terimakasih kepada petugas medis dan warga yang turut membantu terutama kepada bidan Martini dan Dodo sebagai driver speedboat serta pemerintahan Desa Kemuning yang membantu alat transportasi. "Berkat bantuan alat transportasi air milik Desa Kemuning dan Bidan Kemuning, istri dan bayi saya terselamatkan. Saya tidak tau apa yang terjadi jika saya memaksakan diri menggunakan jalur darat sedangkan keadaan jalan dimusim penghujan ini sudah tidak dapat saya gambarkan lagi. Tak lupa ucap syukur saya kepada Allah SWT," ungkap Diva.
Dirinya juga memohon kepada pemerintah daerah Kabupaten Ketapang agar jalan yang menghubungkan Desa dengan kecamatan didaerahnya dapat perhatian khusus untuk diperbaiki."Kedepanya diharapkan ada sentuhan langsung dari pihak pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur jalan lintas kecamatan di daerah kami agar hal yang saya alami ini tidak lagi terjadi kepada warga yang lainya," harapnya. (AF)
Tag:
#kalbar
#Kalimantan Barat
#Berita Ketapang
#FaktaKalbar.id
#Info Ketapang
#Jalan Rusak Di Ketapang
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.