Kompak Berbagi Peran, MUI dan DAD Sebut Kepemimpinan Alexander-Jamhuri Berjalan Sinergis
Faktakalbar.id, KETAPANG –
Berbagai tokoh masyarakat di Kabupaten
Ketapang
menilai duet kepemimpinan Alexander-Jamhuri dalam menjalankan roda pemerintahan sejauh ini tetap solid dan harmonis.
Kekompakan antara Bupati Ketapang Alexander Wilyo dan Wakil Bupati Jamhuri Amir tersebut dianggap sebagai faktor kunci dalam memastikan kelancaran dan keberlanjutan program pembangunan di daerah.
Baca Juga:
Buka Musrenbang Ketapang, Gubernur Ria Norsan Soroti Percepatan Infrastruktur Daerah
Penilaian positif terhadap jajaran eksekutif ini memicu ajakan dari para tokoh agar seluruh lapisan masyarakat turut serta menjaga suasana daerah tetap aman dan kondusif.
Hal ini dinilai penting di tengah dinamisnya arus informasi, terutama di media sosial, yang kerap kali berpotensi memunculkan polemik atau isu-isu yang tidak berdasar.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ketapang Faisal Maksum menegaskan bahwa situasi daerah yang stabil merupakan landasan utama bagi jalannya pembangunan.
Tanpa adanya keamanan dan ketertiban, program pemerintah sulit untuk dieksekusi secara maksimal.
“Kalau daerah kita aman dan kondusif, pembangunan bisa berjalan dengan baik. Ini yang harus kita jaga bersama,” ujarn Faisal Maksum.
Faisal Maksum juga memberikan peringatan kepada masyarakat agar lebih bijak dan selektif dalam menyerap informasi.
Ia meminta publik tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu spekulatif yang belum jelas kebenarannya, terutama yang memiliki potensi memecah belah persatuan.
“Jangan mudah percaya dengan isu yang belum jelas kebenarannya. Kita semua punya tanggung jawab menjaga persatuan,” tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Ketapang Heronimus Tanam menegaskan kembali bahwa dari pengamatannya, kepemimpinan Alexander-Jamhuri saat ini tidak goyah dan tetap berjalan beriringan sesuai tugas masing-masing.
“Sebagai masyarakat, kita jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu politik yang bisa memecah belah. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kekompakan dan kebersamaan, baik di tingkat masyarakat maupun pemimpin daerah,” urai Heronimus Tanam.
Heronimus Tanam menyebutkan bahwa sinergi dan kolaborasi antara Bupati dan Wakil Bupati terlihat jelas dalam berbagai kesempatan nyata di lapangan, baik dalam agenda kedinasan maupun interaksi sosial di tengah masyarakat.
Baca Juga:
Resmi Disetujui, Bupati Ketapang Ajak Semua Pihak Kawal Tiga DOB ke Pemerintah Pusat
Salah satu momen yang disoroti Heronimus Tanam adalah saat perayaan Idulfitri, di mana Bupati hadir langsung mengunjungi kediaman Wakil Bupati, yang menunjukkan hubungan personal yang baik dan penuh kebersamaan.
Selain itu, keduanya juga kerap terlibat bersama dalam agenda-agenda strategis daerah, seperti Safari Ramadan dan berbagai kunjungan kerja ke lapangan untuk meninjau kondisi masyarakat secara langsung.
“Dalam tugas-tugas kedinasan juga demikian. Mereka bersama-sama turun ke lapangan, melaksanakan agenda daerah, termasuk Safari Ramadan. Ini bukti bahwa kepemimpinan mereka berjalan sinergis,” tambahnya.
Tanam juga menekankan bahwa dalam sistem pemerintahan, pembagian peran antara kepala daerah dan wakil kepala daerah adalah hal yang wajar dan merupakan bagian dari manajemen kerja yang baik.
Menurut Heronimus Tanam, pola pembagian tugas tersebut justru menjadi kekuatan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan merata di seluruh wilayah.
“Mereka harus membagi tugas agar bisa hadir di tengah masyarakat dan menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin daerah. Misalnya, Bupati menghadiri rapat, sementara Wakil Bupati menghadiri undangan atas nama pemerintah daerah, dan begitu juga sebaliknya. Itu hal yang wajar dalam sistem pemerintahan,” tegas Heronimus Tanam.
Menurutnya, pola kerja tersebut menunjukkan koordinasi dan kerja sama yang baik, bukan merupakan indikasi adanya keretakan hubungan. Heronimus Tanam pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta mendukung penuh kinerja pemerintah daerah agar seluruh target pembangunan dapat tercapai secara maksimal.
(AF)
Tag:
#Pemkab Ketapang
#Pembangunan Ketapang
#tokoh masyarakat
#Kondusifitas Daerah
#Kepemimpinan Alexander-Jamhuri
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.