Lompatan Besar Sanitasi, 14 Desa di Tumbang Titi Raih Status ODF
Faktakalbar.id, KETAPANG
- Sebanyak 14 dari total 25 desa di
Kecamatan Tumbang Titi
,
Kabupaten Ketapang
, secara resmi mendeklarasikan diri sebagai Desa
Open Defecation Free
(ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan.
Capaian ini menjadi langkah progresif dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan menciptakan lingkungan hidup yang lebih layak bagi masyarakat, Senin (13/10/25).
Baca Juga:
Cegah Keracunan Siswa, Dinkes Ketapang Genjot Sertifikasi Pangan MBG
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang,
Feria Kowira
, menyatakan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras dan kolaborasi luar biasa antara pemerintah desa, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan seluruh warga.
“Atas nama Dinas Kesehatan, saya mengucapkan selamat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam upaya ini. Semoga capaian ini menjadi pemicu semangat bagi desa-desa lainnya di Kecamatan Tumbang Titi untuk segera menyusul dan mewujudkan status ODF di wilayahnya masing-masing,”
ujar Feria.
Ia menjelaskan, deklarasi ODF merupakan langkah awal dari implementasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang mencakup lima pilar utama, yakni stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan, serta pengelolaan sampah dan limbah cair rumah tangga.
Hingga September 2025, tercatat sudah 56 desa/kelurahan di Kabupaten Ketapang yang berstatus ODF.
Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dari 0,65% pada tahun 2024 menjadi 21,4% di tahun ini.
Baca Juga:
Tutup PSBD XI, Bupati Ketapang Soroti Dampak Ekonomi dan Rencana Festival Lintas Etnis
Pemerintah Kabupaten Ketapang sendiri menargetkan 50% desa/kelurahan ODF pada akhir tahun 2025.
“Dengan semangat gotong royong, koordinasi lintas sektor, dan partisipasi aktif masyarakat, target ini bukan hal yang mustahil untuk dicapai. Semoga komitmen ini terus dijaga dan menjadi budaya hidup sehat yang berkelanjutan,”
tutup Feria.
(ra)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.