Mahasiswa KKL STAI Al-Haudl Ketapang Salurkan Wakaf Al-Qur'an ke Pesantren
Faktakalbar.id, KETAPANG –
Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Haudl Ketapang
merealisasikan program kepedulian sosial di bidang keagamaan.
Pada Jumat (19/12/2025), para mahasiswa menyerahkan bantuan puluhan mushaf Al-Qur’an ke Pondok Pesantren Sirajul Mukminin Az-Zakiyah yang berlokasi di Desa Pesaguan Kanan, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang.
Baca Juga:
Gandeng Pegiat Literasi, STAI Al-Haudl Ketapang Asah Kemampuan Public Speaking Mahasiswa
Kegiatan distribusi ini tidak berjalan sendiri, melainkan hasil kolaborasi strategis antara mahasiswa, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA), dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Cita Khatulistiwa. Sinergi ini bertujuan untuk memperluas akses literasi kitab suci di wilayah pedesaan.
Ketua Kelompok KKL STAI Al-Haudl Ketapang di Desa Pesaguan Kanan, Antoni, menjelaskan bahwa penyaluran ini adalah bagian dari program peningkatan literasi Al-Qur'an.
Target utamanya adalah tempat-tempat ibadah, pondok pesantren, Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), hingga kelompok guru ngaji di desa setempat.
"Alhamdulillah sebanyak 40 eksemplar Al-Qur’an telah kami distribusikan kepada pondok pesantren. Pelaksanaan program ini merupakan hasil pemetaan lapangan terhadap kondisi sosial budaya dan pendidikan di Desa Pesaguan Kanan," ucap Antoni di sela kegiatan.
Komitmen Pengabdian Dua Bulan
Antoni menambahkan, kehadiran mahasiswa di desa tersebut bukan sekadar formalitas akademik. Selama masa pengabdian, mereka memiliki fokus khusus pada pengembangan sumber daya manusia melalui literasi.
"Selama dua bulan kedepan KKL di Desa Pesaguan Kanan, kami berkomitmen untuk peduli terhadap peningkatan literasi kepada kelompok anak-anak dan pemuda yang kami nilai penting dilakukan," tambahnya.
Bantuan wakaf Al-Qur'an tersebut diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Sirajul Mukminin Az-Zakiyah, Ustadz Samsul Arifin.
Baca Juga:
Turun ke Desa Mekar Jaya, Mahasiswa PGMI UNISSAS Salurkan Bantuan Sembako dan Mengajar di TPQ
Pihak pesantren menyambut baik inisiatif yang digagas oleh Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) dan mahasiswa tersebut.
Menurut Samsul Arifin, bantuan ini datang di saat yang tepat karena kondisi fasilitas belajar mengajar di pesantren memang membutuhkan peremajaan, khususnya ketersediaan kitab suci yang layak baca.
"Bantuan Al-Qur’an tersebut sangat bermanfaat bagi para santri untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, mengingat sebelumnya masih terdapat keterbatasan dan sejumlah Al-Qur’an yang kondisinya sudah tidak layak digunakan," tutup Ustadz Samsul Arifin.
(*Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.