faktakalbar

Pelantikan Pejabat Ketapang 2026: Bupati Instruksikan Respon Cepat Lewat Media Sosial

Penulis: Redaksi Sunday, 22 February 2026 📖 1 menit
Pelantikan Pejabat Ketapang 2026: Bupati Instruksikan Respon Cepat Lewat Media Sosial
Faktakalbar.id, KETAPANG - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo , merombak posisi sejumlah pejabat manajerial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang pada Jumat (2/1/2026). Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Pendopo Bupati ini menandai awal penataan birokrasi Pemkab Ketapang di tahun anggaran 2026. Dalam arahannya, Alexander menekankan bahwa pengisian jabatan ini telah melalui prosedur perundang-undangan yang berlaku. Ia menginstruksikan para pejabat yang baru dilantik untuk segera melakukan akselerasi kerja tanpa menunda waktu, mengingat ekspektasi publik terhadap kinerja pemerintah daerah semakin meningkat. Baca Juga:  Kawal Isu Dana Perkebunan hingga Pilkada DPRD, Bupati Ketapang Hadiri Rakernas Apkasi di Batam "Di awal tahun 2026 ini saya tidak ingin ada waktu yang terbuang. Kita harus bergerak, karena rakyat Ketapang menunggu bukti nyata kerja kita," ujar Alexander. Wajibkan Pejabat Aktif di Media Sosial Salah satu poin krusial dalam pelantikan kali ini adalah instruksi bupati agar para pejabat mulai beradaptasi dengan era digital. Alexander mewajibkan jajarannya untuk aktif memantau media sosial sebagai instrumen untuk merespons keluhan masyarakat secara langsung dan cepat. Hal ini dimaksudkan agar birokrasi tidak tertinggal dalam menangkap dinamika yang terjadi di akar rumput. Selain digitalisasi respons, Alexander juga menuntut adanya perubahan paradigma birokrasi, dari budaya dilayani menjadi budaya melayani. Ia mengharapkan para pejabat manajerial mampu berpikir inovatif atau out of the box dalam mengatasi berbagai keterbatasan pembangunan di lini masing-masing. Bupati menegaskan bahwa jabatan manajerial merupakan satu tim besar yang harus bekerja secara kolaboratif antar-perangkat daerah. Ia mengingatkan bahwa posisi yang diemban saat ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata, bukan sekadar status formalitas dalam struktur pemerintahan. Pelantikan ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati Ketapang, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Ketapang. Baca Juga:  Kawal Isu Dana Perkebunan hingga Pilkada DPRD, Bupati Ketapang Hadiri Rakernas Apkasi di Batam (Dhion)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK