faktakalbar

Pemda Ketapang Akan Tingkatkan Nilai Ekspor dan UMKM

Penulis: Redaksi Friday, 24 February 2023 📖 2 menit
Pemda Ketapang Akan Tingkatkan Nilai Ekspor dan UMKM
Ketapang- Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ketapang dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah melalui ekspor dan pengembangan Usaha Mikro Menengah (UMKM) pada Kamis (23/2). Sekda Ketapang Alexander Wilyo menerangkan di Kabupaten Ketapang memiliki beberapa potensi komoditas ekspor diantaranya bauksit, pasir kuarsa, sawit dan sarang burung serta komoditas-komoditas lainnya. “Sawit kita hampir 1 juta hektar, tambang bauksit kita juga terbesar smelternya se-Asia Tenggara, ini sudah merupakan potensi. namun ini belum semuanya, sangat banyak sekali potensi Ketapang,” terangnya. Pemerintah daerah berterimakasih kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang sudah memberikan dan membagi ilmunya sehingga dapat memaksimalkan potensi ekspor yang dimiliki Kabupaten Ketapang. “Untuk mencapai itu semua memerlukan sinergitas dan kolaborasi dengan banyak pihak salah satunya hari ini dengan Kanwil disini. Terima kasih sudah berbagi ilmu sekaligus juga memeberikan motivasi kepada kita semua,” jelas Sekda. Selain untuk meningkatkan komoditas ekspor, kolaborasi ini diharapkan juga dapat meningkatkan pengembangan UMKM di wilayah Kabupaten Ketapang. Dengan semakin banyaknya pelaku UMKM di Kabupaten Ketapang melaksanakan kegiatan ekspor maka akan berdampak positif bagi ekonomi. “Dengan kolaborasi antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan pemerintah daerah diharapkan dapat mengembangkan usaha UMKM dengan memberikan fasilitas kepada para pelaku UMKM berupa fasilitas kepabeanan dan fasilitas konsultasi bagi para pelaku UKM yang ingin mengekspor produknya,” tutup Sekda. Sementara itu Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Barat Imik Eko Putro menjelaskan, FGD ini dilakukan bertujuan agar Kabupaten Ketapang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mensejahterakan daerah serta masyarakat dari berbagai sektor seperti pertambangan, perkebunan, walet dan sektor-sektor lainnya. “Intinya mencari potensi untuk Kabupaten Ketapang ini bisa meningkatkan PAD dan tentunya bisa memajukan daerah dan masyarakatnya, dari sektor pertambangan, perkebunan dan walet,” ucapnya. Kakanwil juga mengajak jajaran pemerintah daerah untuk saling berkolaborasi untuk meningkatkan dan mengoptimalkan pendapatan pelaku UMKM, untuk bersama-sama membangun ekonomi dengan alokasi anggaran APBN dan APBD. “Ini kita diskusikan untuk kita bisa optimalkan, ada ruang-ruang yang bisa kita garap bersama tentunya, ini butuh effort dari kita bersama. Kementerian Keuangan dalam hal ini Kemenkeu 1 yang ada di Ketapang yaitu Pajak, Bea Cukai dan KPPN siap untuk berkolaborasi dengan jajaran pemda,” tutupnya.(rfk)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK