faktakalbar

Pemkab Ketapang Berhasil Turunkan Stunting, Diapresiasi BKKBN RI

Penulis: Redaksi Friday, 03 March 2023 📖 1 menit
Pemkab Ketapang Berhasil Turunkan Stunting, Diapresiasi BKKBN RI
Ketapang- Dalam kurun waktu satu tahun Kabupaten Ketapang baru mampu menurunkan angka stunting sebesar 1,3%, hal ini berdasarkan data angka stunting di tahun 2021 sebesar 23,6% dan tahun 2022 turun menjadi 22,3% “Untuk tahun 2022 kemarin Ketapang terjadi penurunan angka stunting secara presentasi sebesar 1,3%,” terang Asisten I Setda bidang Pemerintahan dan Kesra Edi Radiansyah. Kabupaten Ketapang menjadi 1 dari 6 Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat yang mendapatkan predikat penurunan stunting dari total dari 14 kabupaten/Kota. “Ini patut kita syukuri dan apresiasi yang dilakukan oleh tim-tim atau yang tergabung dalam satgas dan pihak-pihak terkait, karena ada juga beberapa Kabupaten/Kota lain justru tidak bisa menurunkan stunting malah bertambah,” ucap Asisten. Dikarenakan program penurunan stunting ini merupakan program strategis nasional, Kabupaten Ketapang terus berupaya untuk menurunkan stunting agar kedepan target penurunan stunting nasional sebesar 14% di tahun 2024 dapat tercapai. “Kabupaten Ketapang sendiri untuk tahun 2023 itu targetnya 16,70% penurunan stunting, tidak ada yang tidak mungkin, kita semua saling berkolaborasi, bersinergi dan sama-sama satu tekad bagaimana target kita dapat tercapai. Sekali lagi perlu kerjasama dan komitmen yang kuat dari seluruh elemen,” tutupnya. Menurut data Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI Kabupaten/Kota yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan di antaranya Kabupaten Sintang (38,2% pada tahun 2021 turun menjadi 18,7 pada tahun 2022), Kota Pontianak (24,4 pada tahun 2021, turun menjadi 19,7 % pada 2022), Kabupaten Ketapang (23,6 tahun 2021, turun menjadi 22,3% pada tahun 2022), Kabupaten Mempawah (29,7% pada tahun 2021 turun menjadi 25,1% pada tahun 2022), Kabupaten Kubu Raya (40,3 pada tahun 2021 turun menjadi 27,6 pada tahun 2022), kabupaten Sambas (32,6 pada tahun 2021, turun menjadi 30,5% pada tahun 2022) (rfk)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK