faktakalbar

Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pemkab Ketapang Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2025

Penulis: Redaksi Wednesday, 06 August 2025 📖 2 menit
Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pemkab Ketapang Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2025
Faktakalbar.id, KETAPANG – Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Ketapang mengukuhkan komitmennya dalam menangani ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan di halaman Kantor Bupati Ketapang pada Senin, (04/08/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, organisasi masyarakat, dan pihak swasta. Baca Juga: Rakornas Karhutla: Presiden Tegaskan Sanksi Pencabutan HGU bagi Pelaku Pembakaran Lahan Dipimpin langsung oleh Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, apel ini bertujuan menyatukan langkah dan strategi dalam menghadapi potensi bencana Karhutla yang sering terjadi, terutama saat memasuki musim panas atau kemarau. Upaya pencegahan menjadi fokus utama, mengingat dampak luas yang bisa ditimbulkan jika kebakaran sudah terjadi. Inisiatif Kesiapsiagaan Karhutla Ketapang ini diharapkan dapat meminimalisir risiko bencana tahun ini. Dalam arahannya, Bupati Alexander Wilyo menekankan bahwa penanggulangan Karhutla adalah tanggung jawab bersama yang memerlukan kerangka kerja partisipatif. “Apel gabungan kesiapsiagaan penanganan karhutla di kabupaten Ketapang tahun 2025 ini merupakan kerangka partisipatif antara pemerintahan daerah, organisasi masyarakat dan masyarakat lokal secara umum melalui revitalisasi kearifan lokal dan pengintegrasian teknologi modern dalam pengendalian dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan adalah tanggung jawab semua pihak, baik pemerintah, masyarakat maupun swasta sehingga keberhasilan dalam rangka pengendalian kebakaran hutan dan lahan sangat tergantung dari peran aktif serta komitmen para pihak terkait.” ujarnya. Bupati juga menambahkan pentingnya edukasi sebagai langkah preventif yang harus dimaksimalkan untuk mencegah terulangnya kejadian sulitnya pemadaman api di masa lalu. “Kita akan terus edukasi dan pendekatan kepada masyarakat, upaya ini akan kita lakukan semaksimal mungkin pengalaman sebelumnya kalau lahan sudah terbakar sulit untuk di padamkan apalagi dilahan gambut yang kedalamannya mencapai 20-30 meter, sulit air setelah lahan terbakar dan sulit untuk di padamkan dampak lingkungan berupa kabut asap akan mulai muncul sehingga berdampak pada gangguan Kesehatan sampai kepada terganggunya penerbangan.” jelas Alexander Wilyo. Dukungan penuh juga datang dari jajaran kepolisian. Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris dalam kesempatan tersebut menyatakan kesiapan pihaknya untuk bekerja sama dengan seluruh elemen dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla. “Kami akan maksimalkan upaya preventif, termasuk patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, dan penegakan hukum terhadap pembakaran lahan yang dilakukan secara sembarangan. Semua ini demi menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.” ujar Kapolres. Rangkaian apel gabungan ini ditutup dengan inspeksi kesiapan personel serta pengecekan peralatan pemadam kebakaran. Baca Juga: Api Karhutla Dekat Jembatan Tayan Meluas, 7 Hektare Lahan Terbakar Momen ini menegaskan komitmen nyata dan keseriusan semua pihak dalam menjalankan agenda Kesiapsiagaan Karhutla Ketapang. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK