faktakalbar

PJ Sekda Sampaikan Efisiensi Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025

Penulis: Redaksi Tuesday, 15 April 2025 📖 1 menit
PJ Sekda Sampaikan Efisiensi Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025
FaktaKlbar.id, KETAPANG - Dalam rangka menindaklanjuti terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) melakukan desk dengan perangkat daerah di Ruang Rapat Utama. Senin (14/4/2025). Rapat tersebut dipimpin Pj Sekda Ketapang Dedy Shopiardy, S.STP. Rapat ini bertujuan untuk memastikan kebijakan efisiensi anggaran dapat diterapkan secara optimal di seluruh perangkat daerah.Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan masing-masing perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang. Berikut penyampaian Pj Sekda terkait ketentuan efisiensi yang telah diatur dalam Inpres: 1. Membatasi belanja untuk kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, pencetakan, publikasi, dan seminar/focus group discussion (FGD). 2. Mengurangi belanja perjalanan dinas sebesar 50% dari total anggaran yang sebelumnya dialokasikan. 3. Membatasi belanja honorarium dengan mengatur jumlah tim serta besaran honorarium sesuai dengan Peraturan Presiden mengenai Standar Harga Satuan Regional. 4. Mengurangi belanja yang bersifat pendukung dan tidak memiliki output yang terukur. 5. Memfokuskan alokasi anggaran belanja pada target kinerja pelayanan publik, serta tidak berdasarkan pemerataan antar perangkat daerah atau mengacu pada alokasi tahun sebelumnya. 6. Lebih selektif dalam memberikan hibah langsung, baik dalam bentuk uang, barang, maupun jasa kepada Kementerian/Lembaga. 7.Menyesuaikan belanja APBD Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Transfer ke Daerah sebagaimana diatur dalam Diktum kedua huruf b. Dengan diterapkannya kebijakan ini, Pj Sekda berharap efisiensi dalam pengelolaan APBD dapat lebih optimal dan tetap memprioritaskan pembangunan daerah."Setelah dilakukan desk, hasilnya akan ditindaklanjuti dengan pergeseran anggaran mendahului perubahan," tutup Pj Sekda. (AF)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK