PLN Indonesia Power Siap Bangun Jaringan 150 kV di Ketapang, Bupati Minta Perhatikan Aspek Sosial
Faktakalbar.id, KETAPANG
-
PT PLN Indonesia Power
berencana membangun infrastruktur kelistrikan berupa jaringan transmisi tegangan tinggi berkapasitas 150 kilovolt (kV) di
Kabupaten Ketapang
.
Rencana ini dibahas dalam audiensi antara perwakilan PLN Indonesia Power dan Bupati Ketapang
Alexander Wilyo
di
Pendopo Bupati Ketapang
, Selasa (21/10/25).
Vice President Pre-Construction PLN Indonesia Power, Aswindo, memaparkan proyek ini bertujuan untuk menghubungkan sistem ketenagalistrikan antarwilayah di Ketapang guna meningkatkan keandalan pasokan listrik.
Baca Juga:
Itwasda Polda Kalbar Gelar Audit Kinerja Tahap II di Polres Ketapang
Proyek strategis tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas 15,9 hektare, yang sebagian berada di area berstatus lahan khusus dan aktivitas eksplorasi mineral.
Aswindo menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan desain teknis dan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemilik lahan.
Ia menegaskan PLN berkomitmen menjalankan proyek dengan memperhatikan aspek sosial, hukum, dan lingkungan.
“Proyek ini sangat penting untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Ketapang. Kami memastikan seluruh tahapan dijalankan sesuai ketentuan dan tetap menjaga stabilitas sosial di lapangan,”
ujar Aswindo.
Baca Juga:
Wahana Rainbow Slide Ambruk di Air Upas Ketapang, 6 Terluka, Polisi Periksa Pemilik
Sementara itu, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap upaya peningkatan pelayanan listrik tersebut.
Namun, ia menekankan agar pembangunan dijalankan sesuai peraturan serta mempertimbangkan aspek sosial dan tata ruang wilayah.
“Kami tentu mendukung program strategis nasional ini. Namun, seluruh proses harus melalui mekanisme yang benar, memperhatikan kondisi sosial masyarakat, dan selaras dengan rencana tata ruang wilayah daerah. Jangan sampai menimbulkan persoalan di kemudian hari,”
tegas Alex.
Bupati juga meminta PLN terus berkoordinasi dengan perangkat teknis pemerintah daerah, seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Lingkungan Hidup, dan instansi terkait lainnya, serta menjaga komunikasi baik dengan pemilik lahan agar proses pembebasan lahan berjalan lancar.
Audiensi tersebut menyepakati komitmen bersama antara Pemkab Ketapang dan PLN Indonesia Power untuk memperkuat kerja sama demi mewujudkan energi listrik yang andal dan berkelanjutan.
(ra)
Tag:
#PLN Indonesia Power
#jaringan transmisi
#tegangan tinggi
#infrastruktur kelistrikan
#pasokan listrik
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.