Cegah Panic Buying BBM Jelang Lebaran, Polisi Patroli SPBU di Ketapang
Faktakalbar.id, KETAPANG
- Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Ketapang melaksanakan patroli dialogis ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk mencegah terjadinya
panic buying
atau pembelian bahan bakar berlebihan oleh masyarakat menjelang perayaan Idulfitri, Senin (23/03/2026).
Baca Juga:
Meski Diguyur Hujan, Salat Idulfitri di Ketapang Berlangsung Khidmat dan Lancar
Patroli yang tergabung dalam Operasi Ketupat Kapuas 2026 ini berfokus pada pemantauan sekaligus interaksi langsung dengan petugas SPBU dan warga.
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, melalui Kasat Samapta menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman dan memastikan distribusi bahan bakar tetap lancar dan terkendali.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Stok dalam kondisi aman dan akan terus dipantau,”
ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengingatkan pihak pengelola SPBU untuk mematuhi prosedur operasional yang berlaku.
Pihak SPBU dilarang keras melayani pembelian menggunakan jeriken tanpa izin resmi, serta diminta untuk segera melapor kepada pihak berwajib apabila terjadi lonjakan permintaan yang tidak wajar.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi di sejumlah SPBU terpantau aman dan terkendali. Antrean kendaraan warga yang mengisi bahan bakar juga masih berada dalam batas normal.
Kehadiran aparat kepolisian ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan rasa tenang di tengah meningkatnya mobilitas menjelang Hari Raya.
Baca Juga:
Pastikan Mudik Aman, Karoops Polda Kalbar Supervisi Operasi Ketupat Kapuas 2026 di Ketapang
Sebagai informasi, Operasi Ketupat Kapuas 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar untuk mengamankan seluruh rangkaian perayaan Idulfitri, mulai dari kelancaran arus mudik, keamanan hari raya, hingga arus balik.
Melalui patroli rutin ini, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diharapkan dapat dicegah sejak dini.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.