faktakalbar

Polisi Usut Penyebab Kebakaran Mess Kosong di Ketapang

Penulis: Redaksi Sunday, 15 March 2026 📖 1 menit
Polisi Usut Penyebab Kebakaran Mess Kosong di Ketapang
Faktakalbar.id, KETAPANG - Kobaran api pertama kali muncul dari salah satu kamar mess karyawan PT Suka Jaya Makmur di Jalan SJM, Desa Payak Kumang, Kecamatan Delta Pawan , Kabupaten Ketapang pada Jumat (13//3/2026) malam. Api menjalar cepat ke bagian bangunan lainnya dan mengeluarkan asap tebal. Bangunan tersebut merupakan fasilitas lama yang sudah kosong dan tidak berpenghuni. Kepolisian Resor Ketapang mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat melalui layanan telepon 110 sekitar pukul 19.30 WIB. Baca Juga:  Kado Hari Jadi ke-608, Rute Penerbangan Ketapang – Pangkalan Bun Resmi Dibuka Perwira pengawas kepolisian setempat, Rizky Fefbianto, memimpin tim menuju lokasi untuk merespons situasi tersebut. Petugas mengamankan area sekitar, membantu warga memadamkan api, dan berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran serta badan penanggulangan bencana daerah. Polisi memasang garis pembatas dan mendata para saksi. Tim pemadam dari Dharma Bakti Kabupaten Ketapang mengerahkan empat unit mobil ke lokasi kejadian. Para petugas memadamkan kobaran api sepenuhnya setelah melakukan penyemprotan air selama kurang lebih 60 menit. Konfirmasi Tidak Ada Korban Jiwa Kepala Kepolisian Resor Ketapang, Muhammad Harris, memastikan peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa karena kondisi bangunan sudah lama kosong. Kepolisian saat ini berfokus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden secara pasti. Baca Juga:  Kebakaran Rumah di Landak Kerugian Capai Rp 100 Juta, Polsek Menyuke Olah TKP “Personel Pamapta bersama anggota telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian, pemasangan garis polisi ( police line ), serta melakukan pendataan terhadap para saksi. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ujar Rizky. Ia meminta masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan saat menjaga rumah maupun lingkungan sekitar. Kondisi cuaca panas dan musim kemarau sangat berpotensi memicu risiko kebakaran. (*Sr)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK