faktakalbar

Pernah Digeruduk Pekerja Tambang, Polres Ketapang Latihan Pengamanan Mako

Penulis: Redaksi Monday, 22 September 2025 📖 1 menit
Pernah Digeruduk Pekerja Tambang, Polres Ketapang Latihan Pengamanan Mako
Faktakalbar.id, KETAPANG - Menyusul aksi demonstrasi ratusan pekerja tambang emas ilegal (PETI) pada pekan sebelumnya, Polres Ketapang menggelar simulasi Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako). Latihan ini dilaksanakan di Mapolres Ketapang pada Senin (22/9/25) sebagai langkah antisipasi dan kesiapan menghadapi potensi unjuk rasa di masa mendatang. Baca Juga:   Pernah Digeruduk Pekerja Tambang, Polres Ketapang Latihan Pengamanan Mako Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh pekerja tambang dari Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) pada Senin (9/6/25) menuntut keadilan terkait penetapan tersangka terhadap salah satu rekan mereka, RP (45), atas dugaan penganiayaan terhadap seorang wartawan. Para demonstran juga memprotes dugaan pungutan liar yang sering dilakukan oleh oknum wartawan di lokasi tambang. Mereka menuntut proses hukum yang adil dan solusi dari pemerintah untuk melegalkan aktivitas tambang mereka. Kapolres Ketapang Muhammad Harris menjelaskan bahwa simulasi Sispam Mako ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi berbagai tingkat ancaman, termasuk unjuk rasa. Latihan ini diikuti oleh seluruh anggota Polres, termasuk pejabat utama dan personel Subden 4 Brimob Ketapang. "Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) kita simulasikan, agar personel mengetahui harus berbuat apa, menempatkan dirinya di mana dan bertanggung jawab kepada siapa. Sehingga seluruh personel selalu siap dalam bertugas sesuai dengan tingkat ancaman yang mungkin terjadi," ujar Kapolres. Dalam simulasi, personel terlebih dahulu mengikuti tactical wall game untuk memahami skenario situasi. Skenario kemudian dilanjutkan dengan simulasi kantor Polres didatangi massa yang mencoba masuk secara paksa, ditandai dengan bunyi lonceng dan alarm. Baca Juga:   Jalan Berlumpur di Ketapang Ganggu Mobilitas Warga dan Distribusi Barang Seluruh personel melakukan apel, menerima arahan, dan menempatkan diri sesuai dengan tugas pengamanan masing-masing. "Simulasi ini juga untuk melatih personel agar lebih sigap dan cekatan. Selain itu juga untuk menyatukan persepsi atau keseragaman dalam pengamanan markas Polres Ketapang. Sehingga personel tidak melakukan kesalahan atau berbuat yang tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP)," pungkas Kapolres. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK