faktakalbar

Pulang Kondangan, Ibu dan Anak di Ketapang Jadi Korban Tabrak Lari Pengeret Minyak

Penulis: Redaksi Sunday, 11 January 2026 📖 1 menit
Pulang Kondangan, Ibu dan Anak di Ketapang Jadi Korban Tabrak Lari Pengeret Minyak
Faktakalbar.id, KETAPANG – Nasib malang menimpa dua orang ibu dan seorang anak kecil di Kabupaten Ketapang. Mereka menjadi korban tabrak lari di Jalan Pematang Buluh , Kecamatan Benua Kayong , Jumat (09/01/2026) siang. Baca Juga:   Sehari Dua Kecelakaan Maut di Ketapang, Dua Nyawa Melayang Insiden ini diduga melibatkan pengendara motor yang membawa muatan bahan bakar minyak (BBM) atau biasa disebut pengeret. Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ketiga korban diketahui baru saja menghadiri undangan pernikahan kerabat dan sedang dalam perjalanan pulang menuju wilayah Kanal, Desa Pelang . Saat kejadian, mereka melaju dari arah Pawan V menggunakan satu unit sepeda motor. Saksi mata di lokasi kejadian, Kholil Putra, mengungkapkan bahwa motor korban diserempet dari arah belakang oleh rombongan sepeda motor yang melaju searah. Baca Juga:  Sekda Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Ketapang, Ingatkan Integritas Berdasarkan pengamatannya, kendaraan yang menabrak diduga kuat merupakan pengangkut BBM. “Yang menabrak itu sidak pengeret minyak. Kejadiannya sekitar jam dua siang. Korbannya orang Kanal, Pelang,” ujar Kholil. Kholil menjelaskan, terdapat tiga unit sepeda motor yang menyusul dari belakang sebelum akhirnya terjadi serempetan yang menyebabkan ketiga korban terjatuh keras ke badan jalan. Mirisnya, para pengendara yang diduga pelaku tidak berhenti untuk menolong dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian. “Korban satu motor dari arah Pawan V ke Pelang. Yang pengeret minyak itu juga ke arah hulu,” tambahnya. Akibat kejadian tersebut, dua perempuan dewasa yang diperkirakan berusia di atas 30 tahun dan seorang anak laki-laki berusia sekitar delapan tahun mengalami luka cukup serius. Warga sekitar segera mengevakuasi para korban ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Fatima Ketapang untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga berita ini diturunkan, ketiga korban masih menjalani perawatan intensif. Pihak keluarga korban menyatakan masih menunggu itikad baik dari pelaku. Namun, mereka juga tengah mempersiapkan laporan resmi ke pihak kepolisian agar kasus tabrak lari ini dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (ra)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK