faktakalbar

Tingkatkan Kualitas Perencanaan, Kecamatan Air Upas Ikuti Reviu PBJ Tahun 2026

Penulis: Redaksi Wednesday, 25 February 2026 📖 1 menit
Tingkatkan Kualitas Perencanaan, Kecamatan Air Upas Ikuti Reviu PBJ Tahun 2026
Faktakalbar.id, KETAPANG – Staf Kantor Camat Air Upas , Ridwan Barokah, S.Pd, menghadiri kegiatan Reviu Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Lantai 2 Bagian PBJ S ekretariat Daerah Kabupaten Ketapang , Senin (23/2/2026). Baca Juga:   Sita 4,19 Gram, Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Air Upas Saat Transaksi Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah dari seluruh Kabupaten Ketapang. Agenda utama pertemuan ini adalah untuk melakukan peninjauan kembali serta sinkronisasi perencanaan pengadaan guna memastikan kualitas belanja pemerintah daerah tetap terjaga secara optimal. Keikutsertaan perwakilan Kecamatan Air Upas dalam forum ini merupakan bentuk komitmen untuk mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Melalui proses reviu ini, diharapkan seluruh usulan pengadaan untuk tahun anggaran 2026 dapat tersusun secara efektif, tepat sasaran, dan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Reviu ini sangat penting sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas perencanaan pengadaan pemerintah, sehingga program pembangunan daerah dapat berjalan lancar tanpa hambatan administratif di masa mendatang," sebagaimana disampaikan dalam keterangan resmi kegiatan tersebut. Baca Juga:   Dukung Asta Cita Presiden, Bupati Tinjau Progres Koperasi Desa Merah Putih di Ketapang Diharapkan dengan perencanaan yang lebih matang, setiap unit kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang, termasuk Kecamatan Air Upas, mampu mengimplementasikan anggaran secara efisien demi mendukung kemajuan pembangunan di wilayah masing-masing. (FR)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK