faktakalbar

Sekda Ketapang Himbau Masyarakat Jaga Lahan dan Hutan dari Kebakaran

Penulis: Redaksi Sunday, 26 February 2023 📖 2 menit
Sekda Ketapang Himbau Masyarakat Jaga Lahan dan Hutan dari Kebakaran
Ketapang- Bupati Ketapang melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Alexander Wilyo melaksanakan dan menjadi inspektur upacara pada Apel Gabungan Kesiapsiagaan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Ketapang, pada Jum'at (24/2) bertempat di Halaman Kantor Bupati Ketapang. Sekda menjelaskan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Ketapang salah satunya melakukan persiapan Sarana dan Prasarana Pendukung (Sarpras) serta kesiapan personil di lapangan. “Kita lakukan pencegahan salah satunya hari ini kita melakukan kesiapsiagaan, melakukan pengecekan personil, pengecekan peralatan seluruh jajaran dari pemerintah daerah, instansi vertikal dan masyarakat, kami hari ini menyatakan bahwa kita siap menghadapi potensi ataupun terjadinya karhutla,” jelasnya. Pemda juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla, edukasi yang akan dilakukan berupa larangan pembukaan lahan dengan cara dibakar sehingga nantinya akan memicu terjadinya karhutla. “Di tahap pencegahan ini juga kita akan melakukan upaya edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka lahan supaya tidak menyulut terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” terang Sekda. Pemerintah daerah meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk secara bersama-sama mencegah terjadinya karhutla dan pengendalian karhutla, dikarenakan karhutka akan berdampak ke berbagai sektor termasuk ekonomi dan kesehatan. “Kuncinya adalah kita harus berkolaborasi, kita harus bersinergis seluruh pihak karena ini merupakan tanggung jawab kita semua. Kalau sampai terjadi akan sangat merugikan kita dari aspek kesehatan, dari aspek ekonomi dan ekosistem, karena itu kita hari ini menyatakan kesiagaan,” ucap Sekda, Sementara itu Kabag Ops Polres Ketapang Kompol Yafet Efraim Patabang menjelaskan, Polres Ketapang membentuk 2 tim terdiri dari 80 personil yang di sebar ke wilayah Matan Hilir Utara dan Matan Hilir Selatan dengan pertimbangan wilayah tersebut sangat sering terjadinya karhutla. “Kami dari Polres Ketapang membentuk 2 tim terdiri dari 80 personil kami bagi menjadi 2 tim, tim ini kami siapkan untuk membantu setiap polsek di 4 kecamatan karena daerah yang paling rawan karhutla,” terang Kabag Ops. Pemda mengharapkan kepada seluruh satgas penanggulangan dan pencegahan karhutla Kabupaten Ketapang dapat bekerja lebih keras, cerdas dan tuntas untuk melakukan kegiatan pemadaman, patroli dan mensosialisasikan seruan atau larangan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan serta melakukan upaya-upaya produktif lainya yang dapat mengurangi dan mencegah terjadinya karhutla.(rfk)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK