Setahun Pimpin Ketapang, Alexander Ajak Warga Gotong Royong
Faktakalbar.id, KETAPANG -
Alexander Wily
o dan
Jamhuri Amir
genap menjalani satu tahun masa kepemimpinan sebagai kepala daerah di Kabupaten Ketapang pada Jumat, (20/2/2026).
Kepala daerah tersebut membagikan momentum refleksi ini saat melangsungkan sesi wawancara di
Borneo Emerald Hotel
pada Jumat malam.
Wawancara tersebut berlangsung sesaat setelah ia menghadiri acara pisah sambut pimpinan komando militer tingkat kabupaten di Ketapang.
Baca Juga:
Perkuat Sinergi Jelang Ramadhan, Kapolres Ketapang Silaturahmi ke Masjid Agung Al Ikhlas
Mengawali keterangannya, pria ini mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan pemerintahan yang telah berjalan selama satu tahun penuh.
“Yang pertama tentunya puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat-Nya satu tahun pemerintahan ini bisa terlewati dengan berbagai dinamika yang terjadi. Ini menjadi pengalaman dan pembelajaran berharga untuk mengambil langkah-langkah yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Selama rentang waktu tersebut, ia mengakui berbagai tantangan dan dinamika kerap mewarnai proses kepemimpinannya.
Ia menjadikan seluruh pengalaman ini sebagai bekal penting untuk merumuskan kebijakan dan menentukan arah pembangunan yang lebih matang serta terukur.
Pemerintah daerah saat ini juga terus melibatkan partisipasi warga dalam berbagai program strategis untuk mendorong kemajuan ekonomi lokal secara merata.
Pesan Terbuka untuk Masyarakat
Selain menyampaikan refleksi, ia memberikan pesan terbuka kepada seluruh warga Kabupaten Ketapang. Ia meminta doa restu, dukungan, serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk memajukan daerah.
“Saya menyampaikan kepada seluruh masyarakat Ketapang, mohon doa restu dan dukungannya. Mari bersama-sama kita membangun dan menjaga Kabupaten Ketapang ini,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa langkah membangun daerah memerlukan kolaborasi erat lintas sektor. Proses ini menuntut partisipasi aktif dari pemerintah, anggota dewan, pelaku usaha, tokoh masyarakat, sampai kalangan generasi muda.
Baca Juga:
Sidang Perdana Terdakwa WNA China Kasus Tambang Ilegal PT SRM di PN Ketapang
“Membangun Ketapang tidak bisa sendiri. Kita harus bergotong royong, bersinergi dan berkolaborasi. Dengan kebersamaan, saya yakin Ketapang bisa terus maju dan berkembang,” tambahnya.
Menutup wawancara malam itu, ia kembali mengapresiasi dukungan masyarakat selama ini.
Ia berharap semangat kebersamaan terus menyala dalam melanjutkan estafet pembangunan Kabupaten Ketapang ke depan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.