faktakalbar

TBM Sahabat Cita Khatulistiwa Ketapang Terpilih dalam Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbahasa Daerah

Penulis: Redaksi Monday, 02 June 2025 📖 1 menit
TBM Sahabat Cita Khatulistiwa Ketapang Terpilih dalam Sayembara Penulisan Cerita Anak Berbahasa Daerah
Faktakalbar.id, KETAPANG – Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sahabat Cita Khatulistiwa Kabupaten Ketapang menjadi satu-satunya unsur komunitas literasi yang terpilih dalam sayembara penulisan cerita anak berbahasa daerah yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Kalimantan Barat . Kegiatan ini ditindaklanjuti dengan pelaksanaan bimbingan teknis penulisan cerita anak kepada 15 peserta terpilih dari Kabupaten Ketapang. Kegiatan berlangsung pada 26 hingga 28 Mei 2025, bertempat di Aula SMP Negeri 2 Ketapang dan diikuti oleh para guru serta komunitas literasi. Ketua TBM Sahabat Cita Khatulistiwa, Neng Marlina Efendi, menyambut gembira terpilihnya TBM yang dipimpinnya dalam kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa hal ini tidak lepas dari kecintaannya pada dunia kepenulisan dan penelitian di bidang antropologi serta sosiologi budaya. “Terpilihnya TBM tidak lepas dari kesukaan saya sebagai penulis dan peneliti pada kajian antropologi dan sosiologi budaya,” ucapnya. Baca Juga:   Polres Ketapang Tindak Penambangan Emas Ilegal di Kecamatan Matan Hilir Selatan Marlina, sapaan akrabnya, menulis cerita anak berjudul "Penjage Sunge Pawan" . Cerita ini diangkat dari kebiasaan anak-anak masa kini yang gemar memancing ikan di sungai serta mengandung pesan moral tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dari ancaman sampah plastik. Ia juga menekankan pentingnya pelestarian bahasa daerah melalui media pendidikan dasar. “Semangat dalam menjaga bahasa daerah perlu ditingkatkan dan disebarkan dalam dunia pendidikan dasar, sehingga bahasa daerah tidak tergerus,” jelasnya. “Perlu semangat bersama dalam menjaga alam dan lingkungan melalui literasi. Bahasa daerah juga perlu diajarkan pada anak-anak di Sekolah Dasar,” cetusnya. Baca Juga:   Tak Hanya Perang Air, Kuliner Halal Warnai Festival Bakcang 2025 Hasil dari kegiatan bimbingan teknis ini rencananya akan dijadikan bahan bacaan untuk pendidikan anak-anak. Marlina berharap, langkah ini bisa menjadi cara yang potensial dalam meningkatkan wawasan kedaerahan dan keindonesiaan. “Saya berterima kasih kepada Balai Bahasa Kalimantan Barat dalam melakukan bimbingan dan dimentori para penulis terkenal baik secara luring dan daring,” tutup Marlina. (DRL)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK