faktakalbar

Tradisi Robo-Robo Ketapang Dorong Generasi Muda Kenal Warisan Budaya Melayu

Faktakalbar.id - Tradisi Robo-Robo di Kelurahan Kauman, Kabupaten Ketapang, kembali digelar pada Rabu (12/8/2026) dengan melibatkan masyarakat dalam rangkaian kegiatan adat dan kesenian Melayu.

Penulis: Natash Friday, 14 August 2026 📖 1 menit
Tradisi Robo-Robo Ketapang Dorong Generasi Muda Kenal Warisan Budaya Melayu
Tradisi Robo-Robo Kauman 2026 menghadirkan rangkaian adat dan kesenian Melayu di Penambang Kauman, Ketapang. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id - Tradisi Robo-Robo di Kelurahan Kauman, Kabupaten Ketapang, kembali digelar pada Rabu (12/8/2026) dengan melibatkan masyarakat dalam rangkaian kegiatan adat dan kesenian Melayu.

Pelaksanaan Robo-Robo Kauman 2026 berlangsung di Penambang Kauman dan dihadiri ribuan warga yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan sejak penyambutan tamu.

Acara dibuka dengan tabuhan gendang dan atraksi Silat Kutamare sebelum dilanjutkan dengan prosesi pemancungan batang yang menjadi bagian dari adat penyambutan tamu.

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu indikator bahwa tradisi Robo-Robo masih dipertahankan dan diwariskan di tengah perubahan kehidupan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang Repalianto yang hadir dalam acara tersebut menilai keberadaan tradisi tidak cukup hanya dijaga agar tetap dilaksanakan setiap tahun.

Menurutnya, pelestarian budaya juga perlu memastikan masyarakat memahami nilai yang terkandung di dalam tradisi serta mampu meneruskannya kepada generasi berikutnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, saya menyampaikan selamat dan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Kauman yang telah menjaga dan melaksanakan tradisi Robo-Robo secara turun-temurun,” ujarnya.

Repalianto mengatakan Robo-Robo memiliki nilai kebersamaan, doa, rasa syukur, gotong royong, dan penghormatan terhadap warisan leluhur yang masih relevan dalam kehidupan masyarakat.

Ia juga mengapresiasi tema Robo-Robo tahun ini yang berbunyi "Merawat Tradisi, Mempererat Silaturahim, Melestarikan Warisan Melayu".

“Merawat tradisi berarti memastikan warisan budaya tetap terjaga dan tidak hilang di tengah perkembangan zaman. Mempererat silaturahim menjadikan tradisi sebagai ruang untuk mempertemukan masyarakat, memperkuat persaudaraan dan membangun kebersamaan,” katanya.

Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya karena mereka akan menjadi pihak yang meneruskan tradisi pada masa mendatang.

“Melestarikan warisan Melayu berarti kita memiliki tanggung jawab untuk mengenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda agar mereka mengetahui, mencintai dan bangga terhadap identitas budayanya sendiri,” lanjut Repalianto.

Ia berharap Robo-Robo Kauman tetap dipahami sebagai bagian dari warisan budaya Melayu dan tidak berhenti pada pelaksanaan seremonial tahunan.

“Robo-Robo” menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk menjaga hubungan sosial sekaligus mengenalkan tradisi Melayu kepada generasi yang lebih muda.


Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK