faktakalbar

Urat Nadi Ekonomi Nyaris Putus, Warga Tanjung Lambai Ketapang Gotong Royong Perbaiki Jembatan

Penulis: Redaksi Sunday, 07 December 2025 📖 1 menit
Urat Nadi Ekonomi Nyaris Putus, Warga Tanjung Lambai Ketapang Gotong Royong Perbaiki Jembatan
Faktakalbar.id, KETAPANG – Kondisi infrastruktur yang memprihatinkan mendorong inisiatif swadaya masyarakat di Kabupaten Ketapang . Warga Dusun Tanjung Lambai, Desa Senduruhan, Kecamatan Hulu Sungai, secara kolektif melakukan aksi gotong royong memperbaiki jembatan akses utama di wilayah mereka yang kondisinya sudah rusak parah. Baca Juga: Jembatan Darurat Rampung, Pelajar di Pedalaman Mempawah Tak Lagi Bertaruh Nyawa Terobos Arus Sungai Tindakan cepat ini diambil karena jembatan tersebut sudah dinilai tidak layak lagi untuk dilewati kendaraan. Padahal, infrastruktur ini merupakan satu-satunya akses darat yang menghubungkan dusun tersebut dengan wilayah luar. Kerusakan pada jembatan tersebut mengancam kelumpuhan total aktivitas warga. Jembatan ini dianggap sebagai urat nadi perekonomian masyarakat Dusun Tanjung Lambai untuk mengangkut hasil bumi maupun kebutuhan sehari-hari. Merespons kondisi mendesak tersebut, warga memanfaatkan material yang tersedia di sekitar lingkungan mereka. Dalam aksi gotong royong memperbaiki jembatan ini, masyarakat bahu-membahu menggunakan batang-batang pohon berukuran besar. Baca Juga: Bertaruh Nyawa, Siswa di Mempawah Terpaksa Seberangi Sungai Akibat Jembatan Rusak Batang kayu tersebut disusun sedemikian rupa untuk menjadi dasar atau gelagar jembatan agar bisa kembali dilintasi dengan aman. Upaya swadaya ini menunjukkan kekompakan warga dalam mengatasi keterbatasan infrastruktur di daerah mereka, sembari menunggu perhatian lebih lanjut dari pemerintah terkait untuk pembangunan yang lebih permanen. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK