faktakalbar

Wadah Pembinaan Atlet, Jambore Pencak Silat Bupati Cup 2025 Resmi Ditutup

Penulis: Redaksi Thursday, 13 November 2025 📖 1 menit
Wadah Pembinaan Atlet, Jambore Pencak Silat Bupati Cup 2025 Resmi Ditutup
Faktakalbar.id, KETAPANG – Bupati Ketapang sekaligus Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia ( IPSI ) Provinsi Kalimantan Barat, Pendekar Wira Utama Alexander Wilyo, secara resmi menutup Jambore Pencak Silat Bupati Cup 2025. Acara penutupan ini berlangsung meriah dan penuh semangat persaudaraan di Gedung Pelti Ketapang, Rabu (12/11/2025). Baca Juga: Paguyuban Pasundan Silaturahmi dengan Bupati, Rencanakan Pagelaran Seni Sunda Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Ketapang, Ketua DPRD Ketapang, H. Achmad Sholeh, Ketua KONI Ketapang, Ketua Pengkab IPSI Ketapang, serta perwakilan dari berbagai organisasi masyarakat dan perguruan silat se-Kabupaten Ketapang. Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap kesuksesan penyelenggaraan jambore tahun ini. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena berhalangan hadir saat pembukaan pada 8 November 2025 lalu. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Walau tidak sempat hadir di pembukaan, saya mengikuti perkembangan kegiatan dari awal hingga akhir,” ujar Bupati. Lebih lanjut, Bupati Alexander mengucapkan selamat kepada para pesilat berprestasi. Ia menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini sebagai wadah pembinaan, penguatan persaudaraan, sekaligus pelestarian budaya bangsa. Selama tiga hari pelaksanaan, Jambore Pencak Silat Bupati Cup 2025 ini diikuti oleh puluhan pesilat dari berbagai perguruan di Kabupaten Ketapang. Selain pertandingan, acara juga dimeriahkan dengan atraksi seni pencak silat yang menampilkan keindahan gerak dan filosofi dari berbagai aliran di bawah naungan IPSI maupun perguruan tradisional lokal. Baca Juga: Anggota Polres Kayong Utara Jadi Atlet Silat Kalbar di PON Kudus Dengan berakhirnya jambore ini, diharapkan semangat sportivitas, persaudaraan, dan kecintaan terhadap budaya pencak silat semakin tumbuh di Kabupaten Ketapang. Dari hasil akhir kompetisi, Perguruan Wekasan berhasil meraih Juara Umum Pertama, disusul PSHT di posisi kedua, dan Perguruan Buana di posisi ketiga. (*Red)

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK