Jaga Warisan Leluhur, Yonif 832/Pawan Asasta Gelar Aksi Bersih-Bersih di Keraton Matan Tanjungpura
Faktakalbar.id, KETAPANG
– Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian situs sejarah, prajurit Batalyon Infanteri
(Yonif) 832/Pawan Asasta
bersinergi dengan Dewan Mangku Ikatan Keluarga Besar Kerajaan Matan Tanjungpura (IKKRAMAT) menggelar aksi gotong royong.
Kegiatan bersih-bersih ini dipusatkan di kawasan
Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura
, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga:
Tinjau Langsung Batalyon di Ketapang, Pangdam XII/Tpr Sebut Prajurit Yonif TP Sejati
Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Danton Letda M Farhan Alfianto dengan menerjunkan 20 personel.
Fokus kegiatan menyasar area lingkungan keraton dan sekitarnya agar situs budaya tersebut tetap terlihat tertata rapi, bersih, dan asri.
Inisiatif satuan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan teritorial (Binter) TNI AD, sekaligus bentuk komitmen nyata dalam menjaga situs bersejarah yang memiliki nilai sentimental dan kultural tinggi bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.
Lebih dari sekadar membersihkan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat, khususnya dengan unsur adat di Keraton Matan Tanjungpura.
Dewan Mangku Ikkramat, Uti Royden Top, menyambut positif langkah yang diambil oleh satuan TNI tersebut.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian Yonif 832/Pawan Asasta terhadap perawatan aset sejarah kerajaan.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas inisiatif serta perhatian dari Yonif 832/Pawan Asasta. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin mempererat tali persaudaraan,”
ujarnya.
Baca Juga:
Sebut NU Pilar Kebangsaan, Wabup Ketapang Harap Warga Nahdliyin Berpikir Futuristik
Dalam kesempatan tersebut, Uti Royden Top juga turut mendoakan para prajurit agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban tugas negara menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap warisan sejarah bangsa dapat terus hidup di tengah masyarakat, serta memperkokoh hubungan harmonis antara institusi militer dan warga sipil.
(FR)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.